UNTUK MENU ATAU SUBMENU YANG DIAWALI DENGAN TANDA '#' ITU PERTANDA MASIH DALAM TAHAP PERANCANGAN METODELOGI PENYAMPAIAN (DENGAN TUJUAN AGAR LEBIH MUDAH DIMENGERTI)

Apakah anda setuju jika Bahasa Arab dijadikan kurikulum wajib kedua setelah Bahasa Inggris

new article announcement enter your e-mail address

Pengikut

Statistik Blog


Senin, 27 April 2009

Interjection

Kita akan belajar untuk mengelompokan kata dalam bahasa inggris bagaimana suatu kata termasuk Interjection atau kata seru. Dalam bahasa inggris / english grammar adalah suatu ungkapan perasaan yang kadang terjadi begitu saja. Biasanya hal itu terjadi secara spontan tanpa rekayasa. Contoh jika kita merasa sakit, misal kaki kita tersandung batu, maka kata yang keluar biasanya aduuu..hh!! atau aaa..aa!!. Jika kita sedang bingung apa yang harus dikatakan atau belum menemukan kata yang tepat maka kata yang keluar biasanya eee...! atau eemmmm!. Jika kita merasa kaget atau masih belum percaya dengan sesuatu yang kita lihat / dengar maka kata yang keluar biasanya haa..!. Jika kita mengerti sesuatu maka kata yang keluar biasanya oooo.....ooh!, dan masih banyak lagi tentunya.

Karena sifatnya yang spontan, maka dibanding penuangan dalam bentuk tulisan biasanya hal ini lebih sering diungkapkan pada saat kejadian atau percakapan sedang berlangsung. Jika dituangkan dalam bentuk tulisan (komik / novel / menulis kembali sebuah kejadian) biasanya diakhiri dengan tanda seru ( “!” = exclamation mark).

Lalu bagaimana dengan orang – orang yang bahasa aslinya menggunakan bahasa inggris. Tentu saja mereka juga punya ungkapan tertentu untuk mengungkapkan perasaan yang terjadi. Sejauh yang penulis ketahui bahwa penggolongan Interjection ada dua yaitu :

I. Hanya berupa suara / bunyi (Contoh : hi, hey, ouch, whoosah, hip hip horree.. etc) yang mungkin tidak ada terjemahan yang tepat didalam kamus baku, ini hanya bisa dimengerti dari segi ungkapan perasaan / situasi yang terjadi saat itu. Satu bunyi / suara bisa digunakan di lebih dari satu ungkapan perasaan. Berikut ini contoh bunyi / suara beserta bentuk ungkapan rasa yang dimaksud :

Ungkapan Rasa

Interjection

Contoh Kalimat

Senang / Riang

ah,

hey

hip hip horree

“ah!, I feel better now”

“hey!, I did it”

“hip hip horree!, happy new year”

Kata pembuka, Sambutan

Well

Hi

Hello, Hullo

“well!, thank you for coming”

“Hi, how are you today?”

“hello, can I help you”

Kesakitan

Ouch

Oh, o

“Ouch!, don’t touch my scab”

“ Oh!, I have a stomach-ache”

Tercapainya sesuatu

Ah, aha

whoosah

“ah!, now I know”

“whoosah!, we have caught the bad boy”

Sangsi / ragu - ragu

Er, Hmm,

Uh, Um, umm

“ I want to ..umm.. I don’t know”

“uh!, are you sure?”

Sebuah Kejutan / terkejut

Ah, eh, hey, oh

“ ah!, wonderful virus code”

Permohonan / persetujuan

Eh, oh, uh-huh

“suppose you agree with me, eh?

“Oh!, Please don’t do that”

“may I come in”, jawab : ”uh-huh”

Sedih / Kasihan

Alas

dear

“alas!, your car have been stolen”

“dear!, what’s happen to you”

Meminta perhatian

Hey, Hello

“hey!, I’m talking to you”.

“Hello!, anybody home”

Menyelidik

eh

“where you come from, eh?”

Mengulang

eh

John : “bring me a glass”

Tania: “eh!?”

John : “ I said bring me a glass”

II. Berupa kata yang termasuk kedalam kosakata lexical (yang berhubungan dengan kamus). Sejauh yang penulis ketahui ada 2 (dua) yaitu what dan how. Sekilas kedua kata tersebut biasa kita gunakan sebagai kata tanya bukan?. Kedua kata tersebut dari segi konteks pembicaraan / penulisan akan bisa dimengerti sebagai ungkapan perasaan yang kadang diartikan sebagai alangkah atau betapa.

Contoh dalam kalimat :

How nice I see you again : betapa senangnya saya bertemu denganmu lagi

How glad you join with us : alangkah gembiranya kamu bergabung dengan kami

What a pity you are : betapa kasihan dirimu

What beauty they are : alangkah cantiknya mereka.

Jadi gimana cara memilih kata seru how atau what, apakah sesuai dengan selera kita sendiri atau ada aturan tertentu. Jika anda perhatikan pada kalimat diatas terjemahan dalam bahasa Indonesia mungkin terserah anda, bisa alangkah atau betapa, pokoke mah menyerukan suara hati lah!, pake bahasa daerah juga boleh. Tapi penggunanaan kata How atau What itu yang sering buat aku kebingungan bagaimana dengan anda bingung juga? kasihan deh loe. Kalau kita perhatikan penggunaan How sepertinya dikhususkan untuk adjective(kata sifat), pada contoh yaitu : nice dan glad. Sedangkan what digunakan untuk noun / noun phrase, jika singular (tunggal) noun maka ada tambahan article (a/an,the) sehingga pada contoh menjadi what a ... .

Oh ya, satu lagi seringkali kita salah paham antara kata seru dengan memaki / makian. Karena media yang paling berpengaruh saat ini adalah dari negara Amerika (Televisi, Internet, buku, terutama Film Hollywood) biasanya kita sering mendengar kalimat seperti :

“Who the h*ll are you”

“You mother f*cker”

“what the h*ll is this”

“you talking bullsh**t”

Kadang kalimat diatas diterjemahkan dengan halus oleh penterjemah. Tapi sebenarnya kalimat – kalimat seperti itu bukan kata seru tapi makian / memaki (remember that is not interjections but abuse.). Tapi kenapa yah badan sensor Negara kita tidak begitu peduli ? (peace *_^).

Komentar :

ada 1
wen mengatakan...
pada hari 

Wah bagus juga berbagi bahasa Inggris, mari kita buat Indonesia maju dengan Bahasa Inggris

Poskan Komentar

kekuatan terbesar adalah mewariskan pengetahuan yang kita milliki pada generasi yang mewarisi planet yang pernah kita singgahi.(Wah sudah meninggal dong gue)

New Article Announcement

Untuk yang tidak ingin ketinggalan artikel terbaru dari Blog ini, Enter your email address( or your friends (*_-) :

Delivered by FeedBurner

FeedBurner FeedCount